Kamis, 08 Oktober 2015

Ke Zetrum


Pengertian Kesetrum Dan Bahaya Yang Ditimbulkan Bagi Manusia. Apa Itu Kesetrum ?.

Tersengat listrik atau yang biasa disebut kesetrum adalah peristiwa dimanaterdapat aliran listrik yang mengalir pada tubuh kita. Hal ini dapat terjadi karena pada dasarnya tubuh manusia merupakan konduktor yang baik, dimana tubuh manusia sebagian besar merupakan cairan sehingga mampu menghantarkan listrik dengan baik.

Arus listrik dapat mengalir karena adanya beda potensial antara kedua titik hubung, dimana arus listrik akan mengalir dari titik yang memiliki tegangan tingggi ke tegangan yang lebih rendah. Pada kasus kesetrum, tubuh kita menjadi penghubung antara peralatan elektronik (tegangan tinggi) dengan tanah/ground (tegangan rendah). Oleh karena itulah arus listrik akan mengalir melalui tubuh kita, hal ini sesuai dengan sifat alami listrik yang akan mancari jalan terdekat menuju bumi (dalam hal ini merupakan tubuh kita).

Sebagai contoh saat terjadi petir dimana petir akan menyambar pohon atau bangunan yang lebih tinggi karena itu merupakan jalan terdekat bagi arus listrik untuk sampai ke bumi.  

 

 Mengapa burung yang bertengger pada kabel tiang listrik tidak kesetrum?? 

Karena mereka bukanlah jalur terdekat menuju bumi (ground). Mereka diibaratkan sebagai jalur buntu karena tubuh mereka (kaki-kaki burung) tidak terhubung secara langsung ke bumi sehingga tidak ada perbedaan potensial yang dapat mengalirkan arus listrik.

Bagaimana mencegah agar tidak kesetrum?? Untuk mencegah agar kita tidak tersetrum caranya sangat mudah yaitu dengan “memotong” jalur arus listrik dengan menggunakan sandal karet atau alas kaki lainnya yang bersifat isolator saat sedang memegang peralatan listrik/elektronik sehingga tubuh kita tidak akan tehubung langsung dengan tanah (gound).

Mengapa Kesetrum Itu Berbahaya ?.

Kesetrum dapat membahayakan tubuh manusia karena arus listrik yang mengalir dalam tubuh manusia akan menghasilkan panas yang dapat membakar jaringan dan juga menyebabkan terganggunya fungsi organ tubuh, terutama jantung, otot, dan otak. Efek yang ditimbulkan oleh kesetrum antara lain kejang otot, nafas berhenti, denyut jantung tidak teratur, luka bakar tingkat tiga, sampai yang terburuk adalah kematian. Aliran listrik yang mengalir pada tubuh kita dapat menyebabkan cedera dengan 3 cara, yaitu :

 Henti jantung (cardiac arrest), terjadi akibat efek listrik terhadap jantung. Perusakan otot, saraf, dan jaringan oleh arus listrik yang melewati tubuh.

Luka bakar termal akibat kontak dengan arus listrik.

 Berikut ini akan diberikan tips menangani korban kesetrum, mungkin saja anda akan manjadi pahlawan yang dapat menyelamatkan nyawa seseorang. Langkah-langkah yang seharusnya anda lakukan saat menangani korban kesetrum antara lain:

1.    Jika tubuh korban masih kontak dengan arus listrik, jangan menyentuhnya dengan tangan telanjang! Bisa-bisa anda ikut kesetrum, segera matikan sumber listrik atau memotong kabelnya, jika tidak berhasil gunakan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik (isolator) seperti kayu, karet, atau plastic. Atau kalau anda tidak dapat menemukan benda-benda tersebut segera tendang saja tubuh korban dengan sol sepatu anda.

2.     Segera periksa tubuh korban. pastikan sumber listrik sudah tidak menempel di tubuh korban, rebahkan tubuh korban hingga terlentang dan angkat dagunya, segera hubungi ambulans jika memang kondisinya parah.

3.    Sambil menunggu datangnya ambulans segera lakukan pertolongan pertama pada korban dengan cara lihat dan dengar nafasnya, jika korban dalam keadaan tidak bernafas, segera beri nafas bantuan. Coba tekan hidungnya dengan jari anda dan tiupkan udara ke dalam mulutnya dua kali hingga dadanya mengembang.  kemudian periksa denyut nadi di lehernya, jika dalam waktu 5 detik tidak ada tanda-tanda, tekan dadanya sebanyak 5 kali dengan kedua telapak tangan anda (telapak tangan kiri berada di atas dada dan tangan kanan berada di atas punggung tangan kiri, posisi tangan anda berada satu garis dengan putingnya) periksa lagi denyut nadinya, jita tetap tidak ada, ulangi dari awal.

4.    Jika ada luka terbuka di tubuh korban akibat sengatan listrik, segera tutupi dengan benda yang tidak menghantarkan panas seperti kain atau perban.  

Batasan aman tersetrum arus listrik?

Bahaya arus listrik yang mengalir ke dalam tubuh kita dipengaruhi oleh jenis dan kekuatan arus listrik, ketahanan tubuh terhadap arus listrik, jalur arus listrik ketika masuk ke dalam tubuh serta lamanya arus listrik mengalir di dalam tubuh kita. Semakin besar dan lama arus listrik yang mengalir di dalam tubuh kita maka semakin besar juga bahaya yang dapat ditimbulkan terhadap tubuh kita.

Berikut ini akan diberikan tabel batas arus dan pengaruhnya terhadap tubuh manusia serta tabel besar dan lamanya tegangan sentuh maksimum,  

 

 

 

 

 Apa bedanya kesetrum arus AC dan DC?

Seperti kita ketahui arus listrik berdasarkan sumbernya dapat dibedakan menjadi 2, yaitu arus listrik searah (DC, direct current) dan arus bolak balik (AC, alternating current).

Sumber arus DC adalah batre dan aki sedangkan sumber arus Ac adalah PLN. Efek yang ditimbulkan karena kesetrum arus listrik AC dan DC juga berbeda. 

Mana yang lebih berbahaya?

Secara umum efek yang ditimbulkan oleh arus bolak-balik (AC) lebih bahaya jika dibandingkan oleh arus searah (DC). Efek kesetrum arus AC tergantung dari besarnya frekuensi arus, arus yang berfrekuensi rendah lebih berbahaya dibandingkan arus yang frekuensinya tinggi. Saat tersetrum arus DC, pada tubuh terjadi konstraksi otot yang kuat sehingga menyebabkan korban terdorong/terpental dari sumber arus. Sedangkan jika tersetrum arus AC, saraf korban akan terganggu yang menyebabkan otot terpaku pada posisinya sehingga korban tidak dapat melepaskan genggamannya dari sumber listrik, hal ini menyebabkan korban terkena sengatan listrik lebih lama sehingga cedera yang dialami pun lebih berat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar